guak – guyang

guak1 dusta, bohong: guak-guak – bohong; marguak-guak – berbohong; 2 bicara main-main; babah guak – mulut besar?; hata guak – “ulang ipatangi-tangi hata guak” –  jangan mempedulikan perkataan dusta; parguak-guak – org yg bicara bohong(Nagoridolog)

gual v gendang, pukul gendang: bahen ma gualni – buat gendangnya; gual-gual –pemukul gendang; manggual – memukul gendang; igualhon – gendang dimainkan; n panggual – orang yg memainkan gendang; gual  simalungun – gendang tradisional khas simalungun; (ungk) au manggualhon, au manortorhon – (a.h) jangan, saya yg mengerjakan semua. Ada beberapa gual yang digunakan dalam upacara kematian di Simalungun, yaitu:

Gual huda-huda, Gual porang huda-huda, Gual ondos-ondos (dinggur-dinggur) atau tapak-tapak andorasi, Gual rahot rambing-rambing, Gual sayur matu; disamping itu ada Gual Boniala-boniala, Ganggor-danggor, Sambirbir, Sambirbir Boru-boru, dan Bukbuk Harajoan. Lengkapnya: http://simalungunonline.com/gual-dalam-masyarakat-simalungun.html

guasronta; bergerak sekuat-kuatnya hendak melepaskan diri (dr pegangan, ikatan, dsb); mangguas, mangguaskon – meronta; iguaskon – bentuk pasif dr meronta; ipangguaskon – berulang-ulang meronta (pasif); pangguas – perihal/cara meronta; 

gubohbusa, buih; marguboh – berbuih;

gugunhimpun, tumpuk, timbun, kumpul; gugun-gugun – terhimpun dlm kelompok;pagugun – menghimpun; pagugunhon – menghimpunkan; ipagugun – dihimpun;ipagugun-gugun – dikumpulkan sedikit demi sedikit; pargugun – perihal/keadaan setelah dihimpun/dikumpulkan

guitcolek, sentuh dg ujung jari; mangguit – mencolek; iguit – dicolek; iguiti – dicolek berulang-ulang; guitkoncolekkan (imperatif).

gukguk — duduk dg kaki menekuk: mangaha ho ijin gukguk? – mengapa kau duduk menekuk disitu?; ipagukguk: ipagukguk bani – dia pergi duduk menekuk?; Lih. palguk

gulangguling, jungkir; magulang – terguling, terjungkir; manggulangkon –menggulingkan, menjungkirkan; margulang-gulang – berguling-guling; igulangkon –digulingkan; gulangkon – gulingkan; ipagulang-gulang, ipagulang-gulang bani – ia mengguling-gulingkan diri

gular — gulargular – perkataan main-main,  tidak dengan sungguh-sungguh, hanya berkelakar; hata gulargular – perkataan main-main; margulargular – berkelakar, igularhon – dijadikan lelucon; pargulargular – org yg senang berkelakar; lih lambalamba

gulei (1) — daging masak, lauk: dong gulei? – ada daging?; aha guleita sadarion – apa lauk kita hari ini; gulei panrampahi – lauk tambahan dlm acara adat; guley dayok – daging ayam; gulei na marbunga-bunga – suguhan gulai ayam atur (dayok binatur) yg dihiasi bunga dlm rangka selamatan

gulei (2) — daging belum dimasak (Neg. Dolok): gulei  babi – daging babi (mentah); lih  jagal

gulesa — manggulesa – meronta, menggeliat; domma bois gogoh ni aili ai manggulesa bani siding ai – sudah habis kekuatan babi huta itu meronta pada perangkap itu

gulingguling; guling ari, par guling ni ari – lepas/lewat tengah hari: das nantuari guling ari – tiba kemarin lepas tengah hari ; bantal guling – bantal guling;

gulmok — lih golmok

gulomsumbat, sumbat tempat air dari bambu (ansubah, atau garigit) biasanya terbuat dari daun pisang yang digulung rapat; Taur-taur Sibuat Gulom – nama sebuah seni tradisional “taur-taur”.

gululumur, oles, salut, lepot; manggului – melumuri; margulu – bersalut, berlumur; margulu-gulu – berlumuran: margulu daroh – berlumur dg darah; igului – dilumuri; ipanggului – dilumuri berulang-ulang; margulu-gulu – berlumuran, berlepotan: margulu-gulu hubang – berlepotan lumpur; parguluan – perkubangan?

gulunggulung; sanggulung – segulung; panggulungan – tempat menggulung?

gulutberantakan, centang perenang; manggulutkon – menaruh/menyimpan barang-barang asalan; manggulut-gulutkon – penekanan/pengulangan “manggulutkon” ; margulut-gulut – centang-perenang, tidak tersusun rapi; (bd, Tb, gulut – bertengkar, berebut

gumarantul lih. rantul

gumayom 1 bergerak, (ber)seliweran, berjalan kian kemari; berjalan mondar-mandir (bolak-balik), kelayapan?: ” ..laut …  ijai do gumayom, seng habilangan, binatang-binatang na etek age na banggal” – “laut… di situ bergerak, tidak terbilang banyaknya, binatang-binatang yang kecil dan besar”; 2 perasaan ada sst yg menjalar di tubuh

gumbangbengkak, gembung; margumbang – membengkak, keadaan bengkak;

gumis — kumis; margumis – berkumis; 

gunaguna, faedah, untung, kepentingan: aha (gatni) gunani? – apa (rupanya) gunanya; guna-guna – teluh, guna-guna, ilmu hitam utk mencelakakan org lain ;marguna – berguna: lang marguna – tdk berguna, tdk berharga; mampargunahon – mempergunakan, memanfaatkan; ipargunahon – dipergunakan; hagunaan – kegunaan

gundal —  sigundal – kain rombeng, compang-camping; sobek karena sudah tua; sigundal bolon – kain rombengan; (pb) “sihala uppat­uppat, uppat sihala bolon, hulajou do manlumpat, (tapi) haut sigundal bolon” – ttg org yg berupaya tetapi terkendala oleh hal-hal yg seharusnya sudah dilepaskan?

gundar — sikat,  pembersih yang dibuat dari bulu (ijuk, serabut, dan sebagainya) diberi berdasar dan berpegangan: gundar borsih, borsih gundar – sikat bersih; mangundar – menyikat; igundar – disikat; sigundaron – yg disikat: na ija do sigundaron ai – yg mana yg akan disikat itu;

gundung — bungkuk, melengkung; hayu na gundung – kayu yg lengkung; gundongon – (org yg)terkena bungkuk; 

gunduk — ?

gunggungmembawa?; Sigunggung – nama desa di Kec Haranggaol Horison Kab Simalungun, Sumut

gundurlabu siam (Cucurbita pepo); Lih. tabu

guni — 1 goni; 2 karung; igunihon – dikarungkan, dimasukkan dm karung: gunihon lobeoi gadung in – karungkan dulu ubi itu

gunringan — ?; demban gunringan –

gunsangguncang; manggunsang – menguncang, mengaduk: manggunsang bah ai – menggunang air itu; igunsang – diguncang; pargunsang – keadaan guncang?

guntargempar, gaduh; parguntar – perihal gempar, kegemparan

gupak — parang

gupang — bodoh, tolol

gurabat — ?

gurapasv gelepar; manggurapas – menggelapar, menggelepar-gelepar; panggurapas – perihal/cara gelepar

guribagberjatuhan, dari kata yang menggambarhon bunyi “bag” yang berulang-ulang tak beraturan dari sumber suara “bag”: guribag sorani durian ai mangkadabuh idudur – “guribag”, bunyi durian itu berjatuhan halani digoyang.

guribigkata yang menggambarhon suara “big” yang berulang-ulang atau sambung-menyambung tak beraturan dari sumber suara

gurimbatkata yang menggambarhon bunyi “bat” yang berulang-ulang dari sumber suara orang berjalan tak beraturan

guruguru, panggilan untuk jabatan/pekerjaan guru, sering disingkat Gr.; pengajar dalam “hadatuon”, punya ilmu “hadatuon”manggurui – menggurui, menjadikan dirinya sebagai guru (dengan mengajari, menasihati, dan sebagainya);marguru – belajar; mengikuti bimbingan; marguru manaksihon – belajar/kelas katekisasi;marguru tardiri  – bimbingan persiapan baptisan; marguru horja banggal – bimbingan persiapan perjamuan kudus; marguru ijai – tergantung/bgm disana: marguru ijai ma holi – bgm disana nanti; parguruan – pelajaran; sikolah guru – sekolah guru; tarpanggurui – dpt mjd tempat belajar: (pb) oto lang tarajari, malo lang tarpanggurui – ttg ssor yg bodoh tp tdk mau diajari, mengaku pintar tp tdk dpt mjd tempat belajar; saparguruan – satu “ilmu” (dunia hitam);

gurudugkata yang menggambarhon bunyi “dug” yang berulang-ulang tak beraturan dari sumber suara: gurudug, tarsonggot diri, sora ai marganjang – “gurudug”, terkejut saya suara itu panjang?

gurungpunggung; Lih. tanggurung

gusokgosok

gustinggunting; manggusting – menggunting; igusting – digunting; panggustingan – bekas guntingan?; lih. rasip

gutuln bonggol: margutul – berbonggol; hayu na margutul – pohon yg batangnya berbonggol; (ungk) Songon namanangkih palia gunung mulak singgan gutulni – dikatakan kepada orang yg mengerjakan sesuatu dgn setengah-setengah, karena tekad yang kurang atau karena kurang keberanian.

guyang — seruduk, aduk?; mangguyang – menyeruduk: ; iguyang – diseruduk;pargadungan bois iguyang babuy – kebun ubi habis diaduk-aduk babi