hiab – hiung

hiabterbang, melayang: hiab ibahen logou – terbang oleh angin; marhiaban –beterbangan

hiahsuara teriak suruhan pada anjing sewaktu berburu; marhiah-hiah – meyerukan “hiah, hiah”

hial — ?

hiangkering: domma hiang? apakah sudah kering?; mahiang – menjadi kering

hiat — ?

hidopkedip; hidop-hidop – kedip-kedip; sangkidop – sekedip: sangkidop mata –sekedip mata; Lih. hirdop

hidoratmulia, hikmat, wibawa: ambilan na marhidorat – khotbah yg hikmat berwibawa?

hiduulat (larva) dalam batang pohon aren yang membusuk, dapat dimakan (Kr, kidu); marhidu – mencari “hidu”

hidu-hidu — ?

hidutkedut, berkedut; hidut-hidut – berkedut-kedut: hidup-hidut panonggorhu, aha nani na masa? – mata saya berkedut-kedut, apa yg terjadi ya?

hilap (1) — kilat

hilap (2) — lambai; mangkilap – melambaimemberi tanda dg tangan; ihilap –dilambai; parhilap – cara melambai

himpal/hip.pal/ kepal, gumpal; marhimpal – menggumpal, membatu, membeku; marhimpal-himpal – bergumpal-gumpal; sanhimpal – /san.kip.pal/ – sekepal, segumpal;

himutvar humitkutil; manghimut /mak.ki.mut/ – mengutil; himut-himut – hal, perilaku mengutil; lih humit

hinsah1 cepat: sidea hinsah mardalan – mereka cepat berjalannya; pahinsah –lebih cepat: pahinsah otik!lebih cepat sedikit! pahinsahkon – mempercepat;ipahinsah – dipercepat ; 2 melahirkan: domma hinsah borunta – anak perempuan kami sdh melahirkan; 3 giat, cakap, sigap: borungku, podahku hinsah ma ho bai ganup dalanminya nak (perempuan)ku, nasehatku, giat dan sigaplah kau dlm segala langkahmu; hinsah ni uhur – kesigapan, keberanian: marhinsah ni uhur – mempunyai kesigapan, keberanian;

hiou — ; hiou tutup batang – kain khas Simalungun yg dipakai sebagai penutup peeti jenazah sampai ke kuburan dan ditarik sebelum diturunkan ke liang kubur oleh anak boru jabu; oleh karenanya kain itu juga disebut hiou sintakan; manghioui / /mak.ki.ou.wi/ – menyampaikan hiou secara adat yg melambangkan doa restu dan kasih sayang pd penerima hiou; Hiou bisanya disampaikan oleh tondong kepada borunya; ihioui – menerima hiou dari pihak tondong;

hipas1 sehat, segar bugar; 2 melahirkan (halus): domma hipas parumaenta? – sudah melahirkan mantu kita?; hipashipas – sehat-sehat;

hiput (1) — sibuk, kesana-kemari

hiput (2) —kuncup; manghiput /mak.ki.put/ – menguncup: manghiput songon sihirput – menguncup spt putri malu

hiput (3) — kecut; mengecut – menjadi kecut (hati)

hira (1) — kira, hitung; hirahira – kira-kira, menimbang-nimbang; marhira – berhitung, bertimbang/arif: “baen Ham uhurhon ase tongtong marhira” – buatlah hatiku tetap bertimbang/arif; ihira – dihitung, diperhitungkan; parhiraan – perhitungan; parhirahon – perkirakan;

hira (2) — seperti: hira hatoban dansa diri ijai – seperti pembantu saja (diperlakukan) disitu; sahirayg menjadi: sahira parbagiananku – 1 yg menjadi bagianku; 2 yg seharusnya: “…paturut Ham ma manggoluh na sahira bunuhon hinan”. – “biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh!”; 3 seolah-olah, seakan-akan, cak sepertinya: sahira
ia mando sungkunon – seolah-olah hanya dia saja paling tahu;

hirankecewa; hiranan –  kecewa, tdk menemukan seperti diharapkan, tdk akan tersipu-sipu: “Hiranan do sidea bani pangarapan ni sidea ai…” – “tetapi mereka kecewa karena keyakinan mereka”

hirangkeranjang terbuat dari rotan atau bambu; hiranghirang – keranjang kecil

hirap — (pengaruh Toba?) var hilap – lambai

hirdopkedip, kejap; hirdophirdop – berkedip, berkedip-kedip; mangkirdopkon – mengerdipkan; ihirdop – dikerdip, memberi isyarat dg mengerdipkan mata; panghirdop – hal, cara berkedip;  sangkirdop /sak.kir.dop/ – sekedip, sekejap

hirdut — ?

hireijemur, gelantunghirei-hirei – terjurai-jurai, bergelantung; mangkireihon –mengantungkan; ihireihon – digelantungkan; pangkireian – gantungan, jemuran; mangkahirei – bergelantungan

hiria hina, terhina; hirir-hiri – n kehinaan, kenistaan; v pahiri, pahirihon –merendahkan, menhinakan; ipahiri – dihinakan, direndahkan: hiri pangahap halani ulah ni niombah – rasanya terhina karena ulah anak-anak ini; n hahirion – kehinaan, kenistaan

hirikjangkrik; jamabulanni hirik nama hiou/ulos simalungun utk wanita; hirik gente – jangkrik betina; (ungk) songon parsorani hirik, ilabahni dansa pag dongar –kiasan utk orang yg berani berbicara kalau ditempat sendiri saja

hirimkirim;

hirjat — kejut, kaget, peranjat, sentak: mangkirjati – membuat terkejut; ihirjati – dikageti; tarhirjat – terkejut, terperanjat, tersentak;  

hirjing — terangkat dan menggantung; ipahirjing – ditarik keatas dan dibuat menggantung: hiouni ipairjingkainnya dibuat menggantung

hirtahbelerang

hisap  — keinginan tubuh, serakah, nafsu; hisap ni daging – hawa nafsu; hisap-hisap – keinginan-keinginan yang buruk; hisap-hisap habadoron – hawa nafsu yg memalukan;hisapan – loba?, selalu ingin mencicipi makanan; hahisapon – keserakahan, kerakusan;

hisar — pulih; pahisar – memulihkan, menyegarkan: “ipahisar do tonduyhu” – Ia menyegarkan jiwaku

hiskis — ?

hita — kita, pronomina persona pertama jamak, yg berbicara bersama dng orang lain termasuk yg diajak bicara; hita halak simalungun – kita orang simalungun; baen hita ma! – ayo kita!

hitangseruas bambu untuk tempat tuak pakai tutup dan juga langsung digunakan untuk minum tanpa membuka tutupnya, tetapi melalui lobang khusus ditutupnya; (prbh) gantung talini hitang/dohor bani bongbongan/ganup do au nahurang/hubotoh do na lang marhinadongan saya menyadari tdk berpunya; Kr. kitang

hitei  — 1 jembatan: ; 2 jalan, sarana; marhitei – melalui, dg jalan, oleh: marhitei idop ni uhur do hansa ganup goluhta – hidup kita hanya oleh anugerah; parhiteian – simbol?: ulos on parhiteian do hansa, lang on paroh pasu-pasu, Naibata do –  “ulos” ini hanya simbol?, bukan ini yg mendatangkan berkat, tapi Tuhan; (ung) sapangambei manoktok hiteimotto simalungun: gotong royong mencapai tujuan; lih. titi, gortak

hitil, var hetel; lih. hetel

hitirgentar, gemetar; hitir-hitir – gemetaran; mangkitir – menjadi gemetaran;

hiungburung beo (Gracula religiosa)