toal – towod

toal — 1 cerdik (tt anak yang pengetahuannya lebih dari umur/sebayanya): toal ni dakdanak on tene! – anak ini cerdik ya!; 2 membual, pembual, cakap besar: ija-ija toal do tong ia in – dimana saja ia itu membual; patoal-toalhon – sok tau, sok paling tau

toba1 dikatakan mengenai daerah yang terletak di tepi Danau Toba; tu toba, ke seberang Danau Toba; 2 (dulu) istilah yg dipakai utk pekerja dari Toba ke daerah Simalungun: dong Tobam(u), piga? – ada pekerjamu, berapa org?; partoba – org yg asalanya dr Toba; patoba-tobahon – 1 meniru-niru atau bersikap seolah-oleh org Toba padahal bukan; 2 mencemooh, mengejek krn org tsb org Toba

tobak — tikam, tusuk; manobak – menikam, menusuk; tobaki – tikami; tobakkon – tikamkan, tusukkan; itobak – ditikam; marsitikaman – bertikam-tikaman, tikam menikam; panikaman – tikaman, bekas penikaman; panobak – penikam, yg menikam; tinobak – yg ditikam;

tobal— tebal: na tobal ma bangku – saya minta/mau yg tebal;  tobal do dompetni – banyak uangnya; tobal-tobal – tebal-tebal?, semua tebal; patobal – tebalkan; patobalhon – menebalkan, mempertebal; ipatobal – ditebalkan; marsitobalan – ketebalannya tdk sama; (ung) sitobal pinggol – tebal telinga, tidak ambil pusing atau tidak acuh (terhadap makian, sindiran, dan sebagainya); tidak mau mendengar kata orang lain; 2 tidak tahu malu;

tobastebastebasan, hasil menebas: manutung tobas – membakar tebasan; manobas – menebas; itobas – ditebas;

tobasa – (singk) Toba Samosir, nama  kabupaten di Sumatera Utara

tobat (1) — tebat, kolam, empang; martobat – bertebat, mengusahakan kolam

tobat (2) — tobat, jera; martobat – bertobat; partobatan – pertobatan

tobing — tebing; Tobing Tinggi – Tebing Tinggi; hun Tobing – dari Tebing Tinggi; par Tobinh – org dari Tebing Tinggi

tobtob — kekar?

tobu1 tebu (Saccharum officinarum L.); 2 tobu – manis: tobu daini – manis rasanya; ttobu-tobu – manisan: tobu-tobu ni ranggiting – madu lebah; matobu – manis (rasanya); matobu-tobu – terasa manis, rasa-rasa manis;   

tobus — tebus; manobus – menebus; itobus – ditebus; panobusion – penebusan; partobus – tebusan; sipartbus – penebus; tinobus – yg ditebus: jolma tinobus ni in – manusia yg ditebusnya itu

todohv pilih, memilih, menetapkan sebelumnya; manodoh –  memilih/menetapkan sebelumnya, ; itodoh – dipilih, dihunjuk, ditetapkan: tartodoh – terpilih; todohan – pilihan, yg dipilih/ditetapkan; todohanni – pilihannya; tinodoh – yg dipilih: tinodoh ni Tuhan – yg dipilih/ditetapkan oleh Tuhan;

toga(baju) toga; mar(baju) toga – memakai toga; partoga – pemakai toga

togap — tegap, kekar, kokoh; togap-togap – tegap-tegap; patogap – tegapkan; ipatogap – ditegapkan; ipatogap-togap – ditegap-tegapkan, membuat dirinya kelihatan tegap: nai do anggo domma matua, mardalan pe ipatogap-togap mando – demikianlah kalau sdh tua, berjalanpun ditegap-tegapkan; matogap – keadaan tegap, tampak tegap; partogap – ketegapan: partogap ni ai songon bapani ondi – ketegapannya spt bapanya amarhum;

togar — kuat, bugar (pengaruh Toba?); manogar-nogari – menguatkan, meneguhkan, menghibur; ipatogar – dikuatkan, diteguhkan, disemangati:  Tapi ipatogar bapani do ia marhitei hata on… – tapi ia disemangati bapanya dgn perkataann ini …;

togupimpin, bimbing, tuntun, tarik, hela: togu Ham ma au o Tuhan – pimpin aku ya Tuhan; manogu – menarik, menuntun, memimpin: manogu horbou – menuntun kerbau; manogunogu – memimpin, menuntun: manogunogu pahompu – menuntun cucu; itogu – ditarik, dituntun; itogutogu – menuntun: ningon itogutogu hita do niombahta mananda hasintongan – kita harus menuntun anak kita ke dalam kebenaran; panogunogu – 1 pimpinan, tuntutan, hal menuntun: panogunogu-Mu hubangku na galek on – tuntunan-Mu yan Tuhan padaku yg lenah ini; panogunoguon – pimpinan, tuntunan, bimbingan: halani panogunoguon nasiam do ase boi saud sura-surangku – karena bimbingan kalianlah maka cita-citaku tercapai; 2 panogunogu – penarik, org yg menarik: panogunogu horbou hinan do ia paima hu Jakarta – ia penggembala kerbau sebelum ke Jakarta; sintogu – cak main tarik, main paksa; sitogu – penarik (= sitogutogu); sitogutoguon – tergantung tuntunan org lain: sitogutoguon mando diri anggo domma matua – lalu sudah tua kita ini sudah tertgantung tuntunan org lain; tinogu, tinogutogu – yg dipimpin, yg dibimbing; 

tohang — ambang pintu?; bgn kerangka rumah tempat dudukan karangka atap?; tibal tohang – letaknya mendatar?: “Ulang tibal tohang hansa pardalan ni uhurta, ningon sirdok do dompak babou”; pamulpul tohang – anak gadis atau anak laki-laki yg tdk kawin.

toho — ?

tohod — var towod

tohonan — jabatan amanah berdasarkan kepercayaan dan kemampuan sipenerima; tohonan hasintuaon – jabatan penetua setelah ditahbiskan; mangodoson tohonan – penyerahan jabatan; parugas tohonan – perlengkapan jabatan bersangkutan; martohonan – berjabatan; (si)partohonan – subjek, org yg berjabatan

tohor — ?; hatohoran – ?: hatohoran ni uhur – ?

tohukunjung; manohu – berkunjung; martohu-tohu – mengadakan perkujungan singkat; marsitohu-tohuan – saling berkunjung; panohuon – kunjungan; tinohu – yg dikunjungi; 

tohuk — katak; kodok? 

toi — var tois

tois — tahi, berak, buangan; tois ni hudon? – kotoran pd periuk krn dipakai memasak dg api kayu bakar; martois – buang hajat, berak; martois-tois – berlepotan kotoran (tai); itoiskon – dibuang bersama kotoran: itoiskon do ganup tambar ai – semua obat itu dibuang bersama kotoran; (pb) itambahi tois ni dayok tois ni horbou – pemberian yg tak berarti; (ung) jolma tois – cak kas makian thd org yg tdk disenangi;  (bd, Tb, tois – pongah, angkuh, biadap, kurang ajar) 

tojok — tusuk, tikam; ttojok-tojok – alat penusuk; ojokkon – tusukkan, tikamkan; manojok – menusuk, menikam; manojok-nojok – menusuk-nusuk; manojokkon – menusukkan; itojok – ditusuk; itojokkon – ditusukan; itojoki – ditusuki;  ipantojokkon – ditusukkan semaunya?; mangkatojok – tertusuk berulang-ulang; panojok – hal, cara, proses menusuk; sintojok – cak main tusuk; tartojok – tertusuk; 

tokan — tekan; manokan – menekan; manokanhon – menekankan; itokan – ditekan; itokanhon – ditekankan; panokanan – penekanan; tokanhon – tekankan, tegaskan; sitohanhonon – yg ditekankan

tokeh — tauke, juragan, penguasaha, majikan; martokeh – 1 berjuragan, punya taukeh; dijuluki tokeh; martokeh ma halak ganup bani sonari – semua org memanggil ia tokeh sekarang; ipatokeh-tokeh – membuat dirinya spt taukeh/juragan: marsahap pe ipatokeh-tokehma (bani) – berbicarapun berlagak spt taukeh; ipartokeh-tokeh – disebut/dipanggil “tokeh” wlpun tdk 

tokoh (1) — manokoh – memperdaya, menipu, merugikan; itokoh – diperdaya, ditipu; panokoh – 1 org yg menipu, memperdaya: panokoh do hape ia – rupanya dia penipu; 2 hal, cara, proses memperdaya: lang be tene, panokoh ni ai bam – bukan main ya, caranya memperdaya kamu; sitokoh-tohonon – org yg dpt dibodoh-bodohi: ai sitokoh-tokohon gatni hita? – memangnya kita dpt dibodoh-bodohi?

tokoh (2)  tokoh, pemuka, pemimpin; itokohkon – ditokohkan, dipandang tokoh: sada na itokohkon  do ia ijai – dia seorang yg ditokohkan di sana; 

tokok1 palu, martil; manokok – memukul dg palu; lih parpalu; 2 ketuk

toktok — bagian, potongan, kerat (ttg daging); toktok riap – iuran; toktoki potong mjd bgn lbh kecil; manoktoki – memotong mjd potongan yg lebih banyak dan kecil, mencincang; itoktoki – dicincang; panoktok – hal, cara memotong: naha do panoktokmu on, maluattu – bgm cara mencincangmu ini, terlalu halus;

tolahpisah; manolah, manolahi – memisahkan: manolah/manolahi na martinggil –memisahkan org yg bertengkar; (ung) tolah minum menyapih;    

tolapmempan, sanggup, tahan, bisa, dapat: tolap do ho mangimbangsi? – kau mampu melawannya?; (ung) tolap hata – dpt menerima perkataan/nasehat: seng tolah be hata hujin – dia itu tdk dpt dinasehati lagi; majol do pisou on, ija tolap – pisau ii tumpul, mana bisa/mempan/sanggup; seng tolap timah gan bani – kata orang ia tdk mempan dg peluru

tolbak — terban, ambrol; tolbak-tolbak – longsosanmanolbakkon – menjebol (ttg kolam, bendung, dll); itolbakkon – dijebol; mangkatolbak – jebol berulang-ulang: mangkatolbak do gati bongbongan ijon anggo marbaggal ma bah – kolam disini sering jebol kalau sungai banjir; matolbak – perihal terban/ambrol: 

tolbangsempal, sumbing, sompel; matolbang – keadaannya sompelmatolbang ipon – gigi sompel; matolbang pisou – pisau sompel; mangkatolbang – bersompelan (sering atau banyak tempat)

tolkas1 jebol, buka: manolkas – membuka, menjebol:manolkas bongbongan – menjebol/membuka kolam; itolkas – dibuka, dijebol; mutah tolkas – muntaber (muntah berak); 2 mengena: domma tolkas siding ai – perangkap itu sdh mengena; 3 lepas, melesat: lingkit na tolkas – anak panah yang lepas/melesat

toloh — singgah, kunjung; martoloh – singgah, berkunjung; itolohi – dikunjungi, disinggahi, dijumpai; partoloh – pendatang; tolohan – ?: juma tolohan – ladang tambahan (disinggahi sewaktu-waktu)

tolopdukung, setuju, sepakat; manolopi – menyepakati, menyetujui, mendukung, menyambut baik; itolopi – disepakati, didukung; satolop – sepakat, seia sekata, sependapat: naha, satolop ma hita ijai? – bagaimana, kita sepakat dg (hal) itu?; sipanololopi – pendukung, org yg mendukung: sipanolopi ma hanami bai haputusan ai – kami (org yg) mendukung keputusan tsb; 

tolon — telan, lulur; manolon – menelan; itolon – ditelan; tolonan – kerongkongan; (ung) sipanganan magou, magou ibahen tolonan – lupa diri karena makanan, pelahap 

tolong (1) — tolong; manolong – menolong; itolong – ditolong; partolongan – pertolongan

tolong (2) — gelagah, sej tumbuhan menyerupai tebu (Saccharum spontaneum)

tolpang — var tolbang

tolping — tepi jurang, bibir jurang?; topling-tolping – ?; lih. salahsah

tolpus — tembus, tembuk; (pb) “rubrub bulung ni tuyug, tolpus bulung ni hotang, holbab ma use huyum, lalab do lang dapotan” – pipi sdh kempot belum juga dapat jodoh; matolpus – tembus, tertembus; mangkatolpus –  bertembusanhatolpuskonon – ? :”Anggo hatani pangidahan on, hatolpuskonon ni
anduri ma on, hatolpuskonon ni losung, …” (Tarsunggul Au Tanoh Simalungun);

tolsu — sandung; tartolsu – tersandung, kesandung; partolsuan – sandungan, sst yg membuat tersandung

toltol 1 jegang, tegang, regang: toltol songon na matei in – jegang spt org mati; 2 geletak, gelimpang, terbujur, terkapar, terbujur: matei toltol – mati terbujur; patoltol, patoltokhon – membuat tegang/regang; ipatoltol, ipatoltol-toltol – dibuat regang/kakuipatoltol/ipatoltol-toltol dirini songon na matei in – dia buat tubuhnya kaku seperti orang mati;

tolu — tiga; tolu puluh/ratus – tiga puluh/ratus; tolu kamata – tiga butir; tolu nari – tiga lagi; martolu-tolu (= sitolu-tolu?) – bertiga-tiga; hatolusi – ketiga-tiganya; patoluhon – ketiga; pahitolu – uruan ketiga: niombah pahitolu – anak ketiga; dalihan na tolu – (adt, Tb) sistem kekerabatan Batak Toba yg menempatkan seseorang dlm hubungan “hula-hula”, “dongan tubu” dan “boru; tolu sahundulan lima saodoran – (adt, Sim) sistem kekerabatan Simalungun yg menempatkan seseorang dlm hubungan “tondong”, “sanina”, “boru”, “tondong ni tondong” dan “boru ni boru” (“anak boru mintori”); sitolu – menyatakan kesatuan/kekerabatan tiga subjek?: sada do sidea tong sitolu ompung in – mereka dari  tiga kakek bersaudara selalu satu; sitolu-tolu – ? : hosaya sitolu-tolu – nama ramuan obat herbal yg tdd?; (pb) “tupang sitolu-tolu sangkotang ni hadingan, ulang na ugamhon manluahon boru, anggo lape sirsir ope bahen partadingan” – jangan memimpikan membawa kawin lari anak perempuan  org kalau belum mampu menyediakan mahar;  

tolur – telur, buah pelir, testis; martolur – bertelur; tolur dayok – telur ayam

tombeibuat;  boru tobei – ? ;manombei – membuat, memulai, membuka: manombei juma – membuat/membuka ladang;  panombeian – 1 parugas ampa sipanganon pinaingkat bahen pamungkahan marlegan na baru mompo (JWS); 2 tempat yg dibuka, tempat yg dibuka jadi perkampungan baru; 3 nama kampung/ibu kota kec Panombeian Panei, kab, Simalungun, Kodepos 21165; sitombei – yg memulai/membuka/mendirikan, pelopor?

tomboh1 kumat, kambuh: manomboh – kumat; marpanomboh – kumat sewaktu-waktu?; 2 manomboh kembali berulah (ttg anak?)   

tombom 1 n pantat: tombom ni hudon – dudukan periuk; 2 jatuh terduduk;  3 kandas: “Halani mabiar tombom …bani batu karang, gabe idabuh ma ompat sauh hampit pudi-pudi ni kapal ai” -“karena takut, akan terkandas di salah satu batu karang, mereka membuang empat sauh di buritan“;

tombuk — tembuk, tembus; tombukhon – tembukkan, tembuskan; matombuk – perihal tembuk/tembus; mangkatombuk – perihal tembuk/tembus dibanyak tempat krn lapuk

tombursiram, campur, basahi; manombur – membasahi utk membuat adonan; itombur – dibuat adonan; tinombur – adonan; na tinombur – sej masakan ikan khas Simalungun

tombus — tembus;  tombuskon – tembuskan;  manombuskon – menembuskan; itombus – ditembus; mangkatombus – hal tembus disana-sini

tommat — tomat; martommat – bertanam tomat; partommat – petani tomat; partommatan – tempat bertanam tomat

tomos — parah, keras, berat : tomos do sonari naboritni – sekarang sakitnya parah; tomos tumang – parah sekali;  tomos do pamangan ni ubag bani omei sanggah poso – serangan tikus pd padi saat muda berat/keras (JWS); matomos – teramat sangat: matomos ma sihol – sangat rindu, rindu sekali; hatomosansi – lagi parah-parahnya

tompoh — /top.poh/ sampah; tompoh-tompoh – sampah-sampah, kotoran?; manompohi – mengotori dg sampah; itompohi – dikotori dg sampah; 

tompu — /top.pu/ tanggal, copot (ttg gigi): manompuhon – manompuhon ipon – menanggalkan gigi yg sdh goyah/berlubang; matompu – tanggal: matomppu ipponni – giginya tanggal; manompui – ttg gigi susu yg akan tanggal dan diganti gigi tetap; 

tompuk — /top.puk/ pukul dg tangan; tompukkon – pukulkan; manompuk – memukul; manompuki – memukuli: manompuki tonton – memukuli dada tanda penyesalan; itompuki – dipukuli; marsitompuk – saling menepuk: marsitompuk tontonni – masing-masing memukul data tanda menyesal; panompuk – hal /cara memukul; tompuk-tompuk – pukulan; manompuk-nompuk – memukul-mukul

tomtom — antuk, terantuk, bentur, terbentur; manomtomhon – membenturkan, mengantukkan; itomtomhon – dibenturkan; mangkatomtom – terbentur berkali-kali/berulang-ulang; ipantomtomhon – dibenturkan brulang-ulang 

ton (1) — minta/berikan saya; ton hujon!; cak ton jon – sini berikan saya!

ton (2) — ton; saton – seton, satu ton; martonton – berton-ton

tonah — pesan, anjuran; tonahkon – sampaikan pesan; martonah – berpesan; itonahkon – dipesankan;  partonahan – org tempat menitipkan pesan; sipartonah – yg berpesan, yg menyampaikan pesan

tondangsub marga purba;

tondi — var tonduy

tondok — v memondok,  tinggal menumpang di rumah orang lain; tondokan – pondokan, rumah tempat menumpang;

tondol — tumbuk, terkena dasar; manondol – menumbuk; itondol – ditumbuk; panondol – hal menumbuk; santondol – sekali tumbuk; tondolan – dasar, tumpuan, modal; tondolan ni supak – modal pertama; tondolan ni basikah – dasar/tumpuan tiang

tondong — pihak besan orangtua menantu perempuan; tondong jabu – pihak besan saudara laki-laki dari isteri; tondong pamupus – pihak besan saudara laki-laki ibu; tondong bona – pihak besan dari kakek; tondong mangihut – pihak besan mertua dari anak laki-laki; tondong mataniari – pihak besan mertua dari kakeknya bapa; tondong ni tondong – pihak besan saudara laki-laki dari isteri?; martondong – berhubungan tondong kpd satu marga atau keluarga?;  ipartondong – dlm kedudukan tondong oleh keluarga atau marga lain?; partondongkonon – hal hubungan tondong dg satu marga atau keluarga lain; sipartondong – ?; hatondongon – dikatakan ttg pr/isteri yg lbh cendrung kpd pihak org tua nya atau saudaranya laki-laki.

tondungtenung, ramal; martondung – bertenung; manondingi – menenung; itondung – ditenung; partondung, sipartondung – penenung, org yg meramal; 

tondur — ?; manondur – ?; martondur – ttg pemuda yg melakukan pendekatan pd gadis utk dijadikan kekasih atau isteri; partondur – pemuda yg manondur?;

tonduy — semangat, roh, jiwa: tonduy na pansing – roh kudus; martonduy – memilik roh; partonduy – memiliki roh” “partonduy na hinsah ma nasiam” (Rom 12:11) – biarlah rohmu menyala-nyala; partonduyon – hal-hal rohani, kerohanian: goluh partonduyon; – hidup kerohanian.

tong (1) — selalu, terus, senantiasa, tetap: hujon do ia tong –  ia selalu kesini; sai tong ma hita mangarap – kiranya kita senantiasa berharap; tong do lang mangaku – tetap saja tdk mengaku; lih. tongtong

tong (2) — caksingkt antong – kl begitu, kl memangtong na borhat do, ipagirah ma – kl memang berangkat, lebih awallah

tong (3) — tong, drum

tonga — var tongah

tongah (1) — 1 tengah, tempat (arah, titik) di antara dua tepi (batas): tongah ma ipeakkon – di tengahlah di letakkan; tongah-tongah – tengah-tengah; 2 daerah bukan pinggiran: tongah ni huta –  di tengah kampung; 3 jauh dari tepi: ibaorhon hu tongah ni bah ai – dihanyutkan ke tengah sungai itu; 4 antara, sela-sela (org banyak, dsb): (dom)ma kahou ia i tongah ni na mabuei ai – ia telah tersesat ditengah org banyak itu; 5 paruh, perdua: bagi tongah – bagi tongah (a)rian – tengah hari; tongah borngin – tengah malam; tongah jabu – keluarga/kerabat dekat: riah tongah jabu – pembicaraan adat di tingkat keluarga dekat; mangongahi – menengahi, melerai, memediasi; manongah-nongahi – menengahi dan menengahi; patongahkon – membawa msl ke forum resmi atau lbh tinggi; ipatongah – dikedepankan, dimasyaratkan, disosialisasikan; partongahan – pertengahan: partongahan tahun – pertengahan tahun; parsitongahan – pertengahan, ttg posisi; partongah – kelas atas di Simalungun pada feodal, dan dua kelas lainnya dibawahnya: paruma dan jabolon/hatobansatongah – setengah; siditongah – yg kedua (atau berikutnya) dlm kelahiran, antara sulung dan bungsu; anak siditongah – anak kedua

tongam — (pengaruh bhs Toba?) berwibawa, megah, hormat: “janah tongam pangahapni marsahap Simalungun” – dan dia merasa terhormat bertutur (dlm bhs) Simalungun; patongamtongamhon –  wibawa yg dibuat-buat; hatongaman – kewibawaan: tongam ma tongon, age pe pamakeini songon na na buei taridah do tong hatongamanni – sungguh berwibawa, wlp cara berpakainnya spt org kebanyakan tetap kelihatan kewibawaannya

tonggak — dongak, tengadah; patonggak – mendongak: patonggak, ase taridah atap aha na iborgokmin – menengadah, agar kelihatan ada apa di lehermu  lih durgak

tonggo — doa; tonggohon – doakan; martonggo – berdoa; manonggohon – mendoakan; itonggohon – didoakan; partonggoan – ibadah “kecil”, persekutuan doa; sipartonggo – pendoa, org yg berdoa; sitonggohonon – hal yg perlu didoakan: sitonggohonon ma ai – hal itu perlu didoakan

tonggor — lihat, pandang, kerling; tonggor-tonggor – cak lihat-lihat; manonggor – melihat; manonggor-nonggor – melihat-lihat; manonggori – mencari; itonggor – dilihat; itonggori – dicari; panonggor – mata (hls), penglihatan: (pb) timbahou ni sin morbou ulang magou sanrigad, age lingod panonggor ulang magou pardingat – wlp berjauhan janganlah pernah melupakan; panonggoran – penglihatan, ramalan; marpanonggoran – memp penglihatan; sitonggor – melihat, memandang: (kias) ulang sitonggor  jumbak manonggor sigergeran – jangan membeda-bedakan orang melihat lahiriahnya

tongka (1) — /tok.ka/  (pengaruh bhs Toba?) pantang, pamali, tabu, jangan sebut, tidak boleh disebut atau dibuat; bila seseorang mengatakan sesuatu yang tidak senonoh, dpt dijawab “tongka” spy menghentikan pembicaraan ttg hal itu;

tongka (2) —  /tok.ka/ masak, matang; patongka – memasak, mematangkan: patokka indahanta – masak nasi kita; ipatokka – dimasak, dimatangkan: domma ipatokka indahan – sdh masak nasi; hurang tokka ope pasang in, ipatikka ma lobei – kurang matang pisang itu, dimatangkan dulu; partongka – hal matang: sonaha ma partongkani in, anggo sonin do apuyni – bgm kematangannya itu kalau apinya spt itu

tongka (3) —  /tok.ka/ waktu, saat: tongka ma sabion –  saatnya dipanen; lih. sabi

tongkar — /tok.kar/ tengkar, sanggah, suka berkelahi, membantah, menentang, sukar menerima pendapat org: halak na tongkar – org yg suka menengkari; manongkar(i) – menengkar(i); manongkarnongkari – berulang-ulang membantah, menjawab-jawab; martongkar – bertengkar; martongkari – berulang-ulang bertengkar; itongkari – dibantah, disanggah; partongkaran – pertengkaran; partongkar – org yg suka bertengkar; sitongkar – org yg suka bertengkar, pembantah, penyanggah, keras kepala

tongkarang — /tok.karang/ ruang atau rongga (yang lebar) di bawah benda berkaki atau bertiang (spt ranjang, rumah panggung); martungkarang – memp kolong: spari ganup do jabu martungkarang – dulu semua rumah memp kolong; (pb) nasuruk do tungkarang manandangi harosuh – wlp hrs merunduk di kolong asal bertemu dg gadis kekasih

tongkinn sebentar, sejenak,  sesaat, tidak lama, baru; tongkin on – baru saja; tongkin on – baru saja; tongkin-tongkin – adv sebentar-sebentar: tongkin-tongkin tangis – sebentar-sebentar menangis; parsatongkinan – n kesementaraan: parsatongkinan do anggo i dunia on – hanya kesementaraan di dunia ini

tongkokmartil, tokok pemukul; manongkok – memalu, memukul; panongkok – 1 alat pemalu; 2 hal memalu; tongkok-tongkok – alat pemalu

tongkonbaik-baik, sungguh-sungguh: tokkon hunonoi, lupa-lupa ingat au, songon na hutandai, songon na lang – sy lihat baikbaik, lupa-lupa ingat saya, spt sy kenal, spt tdk; partongkon – n khusuk, kesungguhan: torih, partonggkonni ai martonggo – lihat, kesungguhannya berdoa

tongon1 benar, betul, tidak salah, pasti; 2 sebenarnya: ise do tongon na mambuat barangkai – siapa sebenarnya yg mengambil barang saya itu?; tongon-tongon – sungguh-sungguh; sintongon-tongon – yg sesungguhnyabenaran: lang sintongon-tongon ai, huria-huria do – itu tdk benaran, gurau saja; mamparhatongonkon – membenarkan, mengamini, mengakui benar adanya: ganup do mamparhatongonkon ai – semua mengakui/membenarkan hal itu; iparhatongon – mengaku: iparhatongon uhurhu do pardosa au – dari hati sy mengakui sy org berdosa; 

tongoskirim; manongos – mengirim; itongos – dikirim; tongosan – kiriman, titipan; surat tongosan – istilah di lingkungan gereja di Simalungun (GKPS) utk surat penggembalaan; panongos – pengirim; panongosan – tempat (org) penitipan kiriman; partongos ongkos/upah membawa kiriman;

tongtong tetap, selalu, tidak berobah; manongtong – kekal, abadi, selalu: goluh na manongtong – hidup kekal; “martuah au manongtong” – saya selalu terberkati 

toniltonil, sandiwara; martonil – bersandiwara; itonilhon – disandiwarakan

tonjan — menung, termenung, murung, tertekan perasaan dan sedih; tonjan uhur – susah hati: ulang ma tonjan uhurnima – jangan kalian susah hati.

tontang (1) — /tot.tang/  jurusan, arah: tontang ja na maborit ai – sebelah mana yg sakit itu

tontang (2) — /tot.tang/  – hadap: tontang ni – berhadapan dengan: hundul tontang ni poti ai – ia duduk berhadan dg peti itu; patontang – berhadapan: patontang ma rumah nami – rumah kami berhadapan; patontang-tongtang  – berhadap-hadapan; ipatontang – diperhadapkan, dibuat berhadapan;  

 tontang (3) — /tot.tang/  – karuan, beres, selaras: halani na masa ai seng (mar)tontang iahap – krn kejadian itu ia merasa tdk karuan; patontang, patontanghon – menyelaraskan: “Ase maningon ari-ari hita marpingkir laho patontangkon langkahta ilobei ni Naibata” (JWS) – oleh krnnya harus tiap hari kita menyelaraskan langkah-langkah kita dihadapan Tuhan; patontang-tontanghon – mengatur agar baik/nyaman, mengendalikan: “Tonggor ma, … age kapal ai,  ipatontang-tontang do marhitei amudi na etek tumang” – “dan lihat saja kapal-kapal, …dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil”; maborit iahap ganup badanni, ipatontang-tontang ma parpodomni ase sonang otikbadannya semua terasa sakit, cara berbaringya diatur spy nyaman sedikit;  

tonton (1) — n dada; manompuki tonton – memukul-mukul dada, tanda duka atau kesal; Sipitujongkal Tonton – salah satu tokoh dalam cerita tradisional Simalungun “Partingkian Bandar Hanopan”

tonton (2) — tonton; manonton – menonton; manontonnonton – melihat-lihatitonton – ditonton; tontonan, sitontonan – tontonan

tontu (1) —  /tot.tu/ tentu, pasti, jelas: lape tontu – belum tentu, belum pasti; manontu – v menentu; manontuhon – menentukan; itontuhon – ditentukan;  tontuhon – tentukan; martontu – berketentuan, berkepastian: horjani lang martontu – pekerjaannya tdk berketentuan;  panontu, sipanontu – yg menentukan

tontu (2) —  /tot.tu/ tekun, serius, sungguh-sungguh, tidak main-main: halak na tontu marhorja – orang yg tekun bekerja; tontu bani horja – sungguh-sungguh dlm pekerjaan; tontu-tontu – dg sungguh-sungguh: “Jolma sisonai ai sai dear janah sintong do horjani ari-ari, …. ai sai ihorjahon do horjani ai tontu-tontu janah pongut ni uhurni;

tonun — tenun; martonun – bertenun; itonun – ditenun; panonun – ?; partonun, sipartonun – penenun; partonunan – tempat bertenun; tinonun – yg ditenun: (ung) ulos tinonun sadari (dari Toba?) – sejumlah uang dlm amplop yg disampaikan sbg simbol pengganti “ulos”; tonunan – tenunanhasil menenun, barang-barang yg ditenun;

top — tiruan buji “top”; manlotop – menghasilkan bunyi “lotop”?; manlotop-lotop – bunyi “lotop” berulang-ulang; hurotop – rentetan tiruan bunyi “top”?

topatempa, buat; manopa – menempa, membuat; itopa – ditempa; sitopa – pembuat: sitopa hudon – tukang/pembuat periuk; tinopa – yg dibuat: omas tinopa – emas yg dibuat/dibentuk; tinopa-topa – yg ditata/dibentuk: songon tinopa-topa

topapn tepuk, tepak, lebar telapak; martopap – bertepuk (tangan); martopap-topap – bertepuk tangan berulang-ulang; -tepuk – bertepuk-tepuk; santopap – selebar talapak tangan; sitopapon – ?;

topar — tempeleng, tampar; manopar – menampar, menempeleng; matopar – terkena tampar; itopar – ditampar; itopari – ditampari; ipantopari – ditampari (lbh dari satu): ipantopari sidea sada sada – mereka ditampari satu satu; topar-toparn tamparan; topar-topar – cak “main tampar”: mase mintor topar-topar ho! – kenapa langsung main tampar kau!lih. topar; matopar – (ter)kena tampar: ra do matopar ho da! – bisa-bisa kena tampar kau!; sintopari – “main tampar/tempeleng”

topas — tepas, gedek: dingding topas – dinding tepas; mardingding topas – berdinding tepas/gedek; itopasi – dipasangi (dinding) tepas

topat — tepat, pas, kena pd sasaran: topat ma ai – tepat/paslah itu; topat-topat – selalu tepat, tdk meleset: topat-topat do parmingguan ijai – (waktu) kebaktian minggu disana selalu tepat; manopati – menepati; itopati – ditepati; 

topitepi, pinggir; pesisir, batas: topi dalan – tepi/pinggir jalan; topi tao – pesisir danau: par topi tao – sebutan utk org (yg berasal dr) pesisir danau (Toba); topi pasir – daerah pesisir (Danau Toba):par topi pasir – penduduk pesisir danau toba; martopi – bertepi: laut na bolag tumang lang martopi – laut yg sangat luas tak bertepi; manopi – menepi; manopi-nopi – menepi-nepi, menyusuri: manopinopi pulou ai – menyusuri (pantai) pulau itu; patopi(hon) – meminggirkan; ipatopi – dipinggirkan; (pb) marbunga ma silundat, i topi ni jumangku, mahua do lang sundat, in ma na sora marguru bangku – maksud hatimu tdk kesampaian krn engkau tdk mau belajar dariku; 

topik1 sumbing (terpotong) sedikit: matopik iponni – terpotong sedikit giginya;  –; 2 kepingan, serpihan, sobekan (dan sebagainya) kecil-kecil: huja topikni, topik-topikni – kemana serpihannya; topikkon – sompelkan;? itopiki – dipecah-pecah: itopiki ma ruti ai – roti itu dipecah-pecah; ipartopik – ?; mangkatopik – bersompelan; santopik – sepotong kecil, 

toping — topeng; toping-toping – nama sebuah tarian di Simalungun (juga disebut tarian “huda-huda”), yg pd awalnya merupakan tarian untuk menghibur keluarga kerajaan yang berduka.

topot (1) — temu; manopot – menemui, melawat, mengunjungi; itopot – ditemui, dilawat; sitopoton – yg ditemui.

topung — tepung; topung boras – tepung beras; topung tawar – tepung obat; manompung – membuat tepung; manopungi, itopungi – diberi tepung; martopung – memakai/menggunakan tepung; martopung-topung – berlepotan tepung

tor — (dr kata, mintor) cak memang, lantas, masakan: tor sonaha gatni – memang bgm rupanya:”Tor sonang modom ahu saborngin on, anggo lang Ham, Tuhanku hudingat tong” – masakan sy (dpt) tidur tenang semalam hari ini, kalau tdk Engkau Tuhan saya ingat selalu); lih. mintor

torang — terang, jelas, nyata, cerah; manorangi – menerangi; patorangkon – menerangkan; itorangi – diterangi; ipatorang – diterangkan, diejalskan; parpatorang – hal menerangkan?; hatorangan – keterangan, kejelasan; pinatorang – yg dijelaskan; satorang-torangni – sejelas-jelasnya; torang-torang – terbuka, sejelas-jelasnya: torang-torangmalah, ija do sonari ia –  terbuka sajalah, dimana dia sekarang;

torap — kali: santorap (/sat.torap/) – sekali; dua torap – dua kali; martorap – kadang-kadang: martorap ra do roh sungkun-sungkun banta – kadang-kadang timbul pertanyaan pada  kita.

toras — tua; patoras, patoraskon – mematangkan, menunggu matang siap dipetik; ipatoras – dibiarkan ditunggu sampai tua/matang; ulang ibuat sonari, ipatoras lobei otik nari – jangan diambil sekarang, dimatangkan sedikit lagi; matoras (tt jiwa, badan atau buah) tua, dewasa: matoras bani paruhuron – dewasa dlm pemikiran; namatoras – orangtua: pasangap ma namatorasmu – hormarilah orangtuamu; partoras – ketuaan, kematangan, hal tua: dear ma partorasni pisang in – kematangan pisang itu bagus; sitorasan – tertua, paling tua;  

torban — terban, longsor, amblas: matorban – longsor, keadaan longsor; mangkatorban — berlongsoran; itorbani – ditimpa longsoran; 

tordang — lurus, lempang, julur; tordang-tordang – ?; tordang-tordang marsahap – berbicara gamblang; patordang, patordang nahei  – melempangkan/menjulurkan kaki; (ung) patordang-tordang nahei – duduk santai dibawah/diatas tikar; patordangkon – melempangkan, menjulurkan; ipatordang – dijulurkan, dilempangkan; 

tording — (dr bhs Toba?) – tata aturan; partording – pengaturan, proses, cara, perbuatan menata;

tordou — lunjur, terlunjur; manguntordou – berlunjur, berselonjor; patordou – melunjurkan;  ipatordou – dilunjurkan;  

torha — terka, ramal (tt mimpi); manorha – menerka , meramal; itorhai – diramal; tinorhaan – yg diramal; sitorha – peramal, yg meramal: sitorha nipi – yg mengartikan mimpi;

torihlihat, periksa, perhatikan, besuk: torih atap ijai ope ia – lihat/periksa kalau-kalau ia masih disana; torih-torih – mencari-cari; torihi – cari, lacak; manorih – melihat: manorih naboritan – membesuk yg sakit; manorihi – mencari; patorih, patorih- torih – perhatikan, cak lihatin; itorih– dilihat; itorih-torih – dilihat-lihat; itorihi – dicari; sitorihon – perlu/harus dilihat: domma sonai tomosni, sitorihon ma ai  –  ia sdh parah begitu, perlu/haruslah dibesuk;  

torik1 keras, berat: torik marhorja – bekerja keras; patorikon – diperberat: patorikon do horja ni halak on – pekerjaan orang-orang ini harus diperberrat; 2 terik: torik ni ari – teriknya hari; 3 capek, lelah, melelahkan: torik do horja margula – pekerjaan membuat gula melelahkan; (prbh) torik pe namarsege torikan ope mamburbur, otik pe naibere sonai ma malas uhur; (ungk) torik-torik hadogas – bekerja peras keringat;

torkis — kuat, sehat, energik?: “Torkis hissah homa anggo marhorja da” (Lirik “Martondur); var. torhis

tornoh — amblas, terban, turun (tt permukaan tanah); matornoh – hal amblas: matornoh do  gati dalan on tarlobih ari udan – tanah ini sering amblas terlebih hari hujan; lih. loblob

kbsi_torop_artocarpus_elasticus

Torop (Artocarpus elastica)

torop benda, terap (Artocarpus elastica), getahnya dipakai utk getah, dan kulitnya jadi lumbung padi; (Kr, torop; Maly, terap)

torsa — beres, selesai; patorsa – bereskan; patorsahon – membereskan; ipatorsa – dibereskan; matorsa – baik, beres; parpatorsa – upaya memperbaiki, upaya mengatur spy baik; sipatorsaon – perlu dibenahi/diselesaikan: sipatorsaon ma on hulobeian on -ini perlu dibenahi ke depan ini

torsuk — sejuk: “Songon bah na torsuk hubani halak na horahan” – “Seperti air sejuk bagi jiwa yang dahaga”;  patorsukkon  – menyejukkan; 

tortortari, tarian; manortor – menari; manortori – menari dg mengelilingi sst; itortorhon – ditarikan; itortori – ?; (ung) itortori galot – ?; patortorhon – membuat menari ssrg atau sesuatu; panortor – penari; 

tosmatimeninggal: tos hosahni – meninggal, nyawanya putus; lih. hatos

totor1 terang, jelas: domma opat taun ia, tapi lape totor parsahapni – dia sdh empat tahun, tapi bicaranya blm jelas; ninuhurhu domma totor isahapi – saya kira sudah semua dibicarakan dg baik; 2 keruan, tentu: mangan pe lang (mar)totor – makan saja tdk keruan       

towodn lutut; manowodv berlutut; (ung) niodohkon ni towodni – yang dilahirkannya

tuad – tuyung >>

<< tias – tiur